Showing posts with label best-article. Show all posts
Showing posts with label best-article. Show all posts

Wednesday, 12 October 2016

SOULMATE...

[caption id="attachment_1339" align="aligncenter" width="640"]soulmate Soulmate katanya...[/caption]

Tiba-tiba ada rasa kangen sama motor jelek itu. Motor item, buluk, murahan, lemot pula. Tapi, tak apalah, namanya juga soulmate apapun itu ya tetep soulmate. Temen berbagi rasa, tempat curhat securhat-curhatnya. Mo berkeluh kesah kek apapun dianya sante aja kok, diyeeeem aja. Ahahaha... namanya juga motor.

Sunday, 9 October 2016

Andai Saja Bisa Menyatukan Dua Cerita Itu dalam Satu Garasi Kecil Ini

[caption id="attachment_1324" align="aligncenter" width="650"]pict by : walpaperfolder.com pict by : walpaperfolder.com[/caption]

Sebuah episode membawa saya kembali kepada suatu tempat dimana terjalin cerita yang sulit untuk dilupakan. Cerita yang menghujam ke dalam jiwa seorang anak adam, hingga membelahnya menjadi dua. Masing-masing dengan cerita indahnya dengan plot yang beda namun dengan rasa yang sama. Entahlah, keduanya berjalan beriringan begitu saja penuh suka cita meski dalam balutan rasa bersalah, yang sepertinya tak mungkin bisa ditebus dengan permintaan maaf.

Friday, 19 August 2016

Beda Kasta Harga "Sama", Pilih KTM Duke 200 Saja...???

[caption id="attachment_1188" align="aligncenter" width="611"]KTM Duke 200 KTM Duke 200 (pic motorklik.kl)[/caption]

Pertama, ini yang pura-pura pada lupa kalau KTM Duke 200 yang kena diskon ini adalah motor CBU (Completely Build Up), bukan barang bikinan lokal. Ini kasta pembeda pertama.

Wednesday, 12 August 2015

Motor Kontestan MotoGP Itu Berharga Rp. 27 Milyar. Ini Penjelasannya !

Mungkin sudah banyak yang paham kalau motor kontestan motogp itu sangat mahal harganya. Tapi seberapa mahal kah ? tak banyak orang yang tahu. Padahal jika kita tahu nilainya mungkin akan membuat kita (saya juga) termasuk yang sering koar-koar "...hobi kami mahal !" ups..., cuma bisa geleng-geleng kepala. Emang berapa sih ? $2jt USD bosss... atau setara dengan uang Rp. 27milyar...!!!

[caption id="" align="aligncenter" width="588"]image Honda RC213V-S (kiri) adalah versi legal dari motogp (kanan) (Andrea Yue, USA Today)[/caption]

Berikut adalah beberapa fakta yang membuat motor balap motogp itu sangat mihil bingit :
1. Hand Built. Yup,  motor motogp adalah buah karya tangan-tangan manusia bukan mesin. "Motor kontestan motogp merupakan motor prototipe yang menggunakan teknologi terkini di dunia otomotif", demikian menurut Julian Thomas dari Ducati. "Dan semua komponen motor dibuat dengan tangan  dimana msing-masing mesin dibuat secara terpisah", kata Bob Star dari Yamaha. Dan, semua mesin peserta motogp wajib dikarantina selama musim balapan berlangsung, tidak boleh dikilik-kilik lagi. Sehingga mesin harus dipersiapkan dan didesain sedemikian rupa menjadi mesin-mesin yang siap balap dan memiliki daya tahan untuk mengarungi balapan sebanyak mungkin, dari awal musim.

[caption id="" align="aligncenter" width="582"]image motor balap diseting khusus sesuai kebutuhan rider-nya (Andrea Yue, USAge Today)[/caption]

2. Spare Part Langka. Keberadaan spare part yang sedikit juga mempengaruhi mahalnya sebuah motor balap peserta motogp. "Ketika kamu memroduksi CBR1000RR, kamu juga memroduksi ribuan spare part, semisal rem atau shockbreaker. Dengan jumlah produksi yang banyak, harga pun bisa ditekan" ujar Livio Suppo, team principal dari Honda Repsol. Begitu juga pihak ketiga yang memroduksi spare part custom. Konsumen biasa cukup menghabiskan $3000–$15000 untuk mendandani shock breaker ohlins atau merk yang lain. Hal yang sama tidak berlaku untuk motor balap di motogp. Mengingat motor yang diproduksi sedikit maka sparepart yang diproduksipun sedikit, sehingga harga tidak bisa ditekan. Jangan heran kalau Yamaha harus menyiapkan setidaknya $100.000 (Rp. 1,3 M !!!) hanya untuk mengganti shockbreaker saja pada motor balapnya. Itu baru shockbreaker bagaimana dengan bagian utama, yaitu mesin ? Mesin adalah bagian yang paling vital dan mahal, mesin Honda yang ikut motogp harganya $220.000 (Rp. 3 M !!!), bisa buat beli Kawasaki H2 dua biji tuh bos...

[caption id="" align="aligncenter" width="572"]image Silahkan ditotal berapa M nilainya (motorcycleusa.com)[/caption]

3. Material yang Mahal. Demi mendapatkan motor yang ringan tapi tetap kuat, diperlukan material-material khusus yang super mahal dimana jarang ditemukan pada motor-motor produksi massal. Material titanium, magnesium, carbon hingga fiber membentuk sebuah motor balap dari mesin, rangka hingga fairing. Sebagai gambaran serat carbon harga per kg-nya sekitar $20 sementara 1kg besi dihargai hanya $2 saja (kok lebih mahal dibandingkan disini ya ?) Lalu bagaimana dengan plastik ? pasti lebih murah dari itu. "motor produksi masal menggunakan fairing berbahan plastik sementtara motor balap motogp berbahan serat karbon" kata Livio Suppo. Itu baru serat karbon, bagaimana dengan titanium, magnesium ?

[caption id="" align="aligncenter" width="572"]image cakram berbahan karbon, bukan besi atau baja biasa (ducati.ms)[/caption]

4. Teknologi. Sebagai perbandingan motor produksi masal menggunakan spring valve pada mesinnya sementara motor balap telah menggunakan penumatic valve. Selain tu motor balap juga telah menggunakan seamless gearbox, yang membuat perpindahan gigi ekstra halus serasa motor matic. Disisi lain pada motor balap juga tertanam 30-40 sensor yang bertugas mengumpulkan data-data tentang suspensi, rem, kemiringan, suhu knalpot dan lain-lain. Dimana setelah balapan data-data tersebut di download untuk dipelajari.

[caption id="attachment_1106" align="aligncenter" width="586"]Pedrosa pernah ndlosor gara-gara ini (sportrider.com) Pedrosa pernah ndlosor gara-gara ini (sportrider.com)[/caption]

5. Boros Spare Parts. Pemakain material spesifik yang dipakai dalam kondisi yang sangat ekstrim menghasilkan komponen cepat terkikis dan tidak layak pakai. Harus diganti. Sebagai contoh adalah ban, jika dalam pemakaian sehari-hari sebuah ban bisa dipakai hingga ribuan mil maka ridak demikian halnya dengan ban yang dipakai di motogp. Spesifikasi material yang berbeda, lebih lengket dan empuk yang bertujuan agar ban bisa nge-grip dengan aspal, tidak gampang tergelincir, namun konsekuensinya ban jadi cepat terkikis dan habis. Komponen mahal tapi cepet habis, buworosss dah...

[caption id="attachment_1099" align="aligncenter" width="601"]Spare part mahal tapi fast moving. piye jal ? (gtamotorcycle.com) Spare part mahal tapi fast moving. piye jal ? (gtamotorcycle.com)[/caption]

Tapi ketahuilah nilai $2juta itu belum termasuk riset dan pengembangan. Glodiaakkkhhh...!!! Jika semuanya dikalkulasikan maka harganya bisa berkali-kali lipat. Makanya, Julian Thomas daDucati mengatakan bahwa motor-motor balap dimotogp itu tak ternilai harganya.

Namun demikian itu semua bukan berarti balapan motogp sekedar ajang menghambur-hamburkan uang saja karena dari even tersebut pabrikan banyak mengambil informasi yang digunakan sebagai masukan untuk produksi motor-motor massal mereka. Tetep ada take n give nya laahhh... seperti kata Livio Suppo, perangkat elektronik pada sepeda motor yang paling canggih itu ada pada motogp, dan itu bagus untuk pengembangan sepeda motor masa depan.

Lalu, adakah motor produksi masal (meski diproduksi terbatas) dengan teknologi 'nyaris' motogp namun tetap dengan harga yang realistis ? Jawabannya ada, meskipun jumlahnya sangat sedikit. Sebut saja Honda RC213V-S, motor yang diperkenalkan oleh Honda ditahun 2012 dan berhasil menyabet gelar juara dunia dua kali, 2013 & 2014. Kini motor tersebut diproduksi sangat terbatas, hanya 200 unit saja, dan dijual untuk umum dengan harga yang 'terjangkau' $ 184.000,- atau sekitar Rp. 2,547 milyar saja (wkwkwk...terjangkau gundulmu !!!). Berbeda dengan versi balap Honda RC213V-S yang dijual untuk umum ini bertenaga sekitar 159 HP saja. Sangat jauh jika dibandingkan dengan versi balap, yang ada di angka 259 HP.

Yang sedikit agak murah sebut saja Yamaha R1M yang dibandrol $ 21.990 (Rp. 304 juta). Meskipun jauh lebih murah dari Honda RC213V-S, bahkan dengan Kawasaki H2 sekalipun, namun Yamaha R1M adalah motor yang dijual dengan piranti elektronik yang nyaris sama dengan motor balap di motogp. Diantaranya launch control, anti-wheelie control, quickshifter, slide control, GPS unit. Merupakan satu-satunya motor yang mengaplikasikan 6-axis Internal Measurement Unit (IMU) yang didalamnya terdapat gyro sensor (sensor canggih yang ada di helikopter, robot atau ponsel) yang berfungsi sebagai pendeteksi orientasi gerak dalam 6 sumbu (atas-bawah-depan-belakang-kanan dan kiri) dan juga acceleromotor yang berfungsi sebagai sensor kecepatan static maupun dynamic. Gak perlu dijelaskan lah, kapan-kapan aja, udah kepanjangan ini artikelnya.

[caption id="attachment_1094" align="aligncenter" width="633"]2015-yamaha-yzf-r1m-featured Yamaha YZF R1M piranti elektroniknya sekelas motoGP (cycleonline.com)[/caption]

Pada prinsipnya, fans motogp masih lebih beruntung karena (kalau mmpu) bisa memiliki motor yang nyaris sama dengan motor balap yang ada di motogp meskipun dengan harga yang selangit. Hal yang tidak bisa dilakukan oleh fan formula 1.

Last, cmiiw...

#sumber

 

Monday, 3 August 2015

Migrasi dari Blogger Blogspot ke Wordpress ? Plugin "Blogger Importer Extended Jawabannya !

Awalnya saya berpikir untuk migrasi blog dari BLOGGER ke Wordpress itu butuh effort luarbiasa. Setidaknya itu yang saya tangkap ketika melihat para blogger papan atas mulai bermigrasi besar-besaran dari domain gratisan ke domain yang berbayar. Sepertinya kok susah banget. Memang sih, kebanyakan hanya bermigrasi dari sesama wordpress, jadi dari platform blog yang sama. Tapi justru karena itulah saya jadi bimbang ketika akan mentransfer semua artikel dari BLOGGER ke Wordpress yang secara platform beda. Pikir saya, kalau sesama platform saja (nampak) susah apalagi kalau lintas platform ? pastilah akan lebih susah. Alhasil domain yang sidah saya beli mesti mangkrak beberapa bulan tak terurus.

Hingga akhirnya saya mulai sedikit coba-coba, dan ternyata gampang sodara (maklum newbie), swear ! adalah feature plugin pada wordpress yang memudahkan proses migrasi, baik dari blogger ke wordprees atau dari wordpress ke wordpress atau dari platformm yang lain. Tinggal install plugin, aktifkan, impprt, transfer, SELESAI !!! dan semua artikel pun ter-copy sempurna hanya dalam hitungan menit saja, fantastis !

[caption id="attachment_1031" align="aligncenter" width="591"]Screenshot_6 Blogger Importer, mengecewakan ![/caption]

Lalu plugin apa si yang dipakai ? pertama kali saya mencoba dengan Blogger Importer dari wordpress.org. Namun sekalipun itu plugin resmi dari wordpress, kenyataannya aplikasinya tak semudah yang dibayangkan. Dalam percobaan pertama itu, saya GAGAL !!!  Untungnya semangat gak berhenti sampai disitu, saya terus mencari-cari plugin yang benar-benar cocok dan powerfull. Akhirnya saya dapatkan Blogger Importer Extended.

[caption id="attachment_1029" align="aligncenter" width="591"]Screenshot_5 Blogger Importer Extended, powerfull !!![/caption]

 

Plugin ini benar-benar simple dan sangat powerfull. Cukup dengan satu   plugin Blogger Importer Extended dari developer Yuri Farina ini semua teratasi dengan sempurna. Artikel, pages, tags, komen, images, link bahkan format tulisan bisa di transfer dengan begitu mudahnya. Sangat memuaskan sekali.

[caption id="attachment_1032" align="aligncenter" width="599"]screenshot-4 sekali hap, semua teratasi[/caption]

Kapan-kapan akan saya rangkumkan langkah step by step nya, Insya Alloh. Last, cmiiw...

Wednesday, 29 July 2015

Apa Iya Motuba (mobil tua bangka) Eropa itu rewelan ? Fakta atau Sekedar Opini ?











Peugeot 405SR, rakitan 1993


Buat orang awam didunia per-motuba-an (mobil tua bangka/mobkas/mebil bekas) seperti saya ini, lumayan mengejutkan melihat bandrol mobil sedan keluaran pabrikan Perancis-Peugeot, seri 405, 2000cc, rilis 1993, plus modif sederhana ala body kit lemans, cuma dihargai 14jt. Enggak lebih mahal dari motor matic jepang. Padahal secara fisik masih nampak bagus, plus tampilan sporty dan kondisi mesin yang relatif masih lumayan, harga segitu membuat saya hanya bisa geleng-geleng kepala setengah enggak percaya.

Kata beberapa mekanik sih, hal itu disebabkan karena mobil eropa itu rewel (perawatan susah) plus spare part yang mahal. Alhasil konsumen enggan untuk mengoleksinya, ujung-ujungnya harga jadi anjlok. Beda dengan mobil Jepang yang cenderung lebih gampang perawatannya selain itu juga spare part lebih mudah didapatkan dan dengan harga yang murah,... katanya.










Mercy tiger, xtra mentul-mentul (devianart.com)


Padahal sudah mahfum adanya bahwa mobil eropa itu lebih nyaman dibandingkan mobil jepang. Mentul-mentul lah pokoknya. Coba deh rasain mobil-mobil kayak mercy, bmw, volvo... pasti beda rasanya dengan mobil jepang. Pun dari sisi ergonomis, dengan tipe dan spek yang sama, biasanya mobil eropa juga lebih unggul. Performa ? mobil eropa lebih mantap dikendarai, istilah jawanya lebih antep enggak ampang, imho.

Lha iya, overall mobil eropa itu maknyus, terus isu negatif soal mobil eropa tersebut apa emang bener adanya ? atau sekedar kesimpulan berdasarkan pada opini-opini saja ? mosok sih rewelan jika secara kualitas saja mobil eropa lebih bagus ketimbang mobil jepang ? mosok sih susah perawatannya ? Susah dirawat karena ketika bermasalah susah cari spare part-nya ? Susah cari spare-part karena toko spare part jarang ready stok ? toko spare part gak mau nyetok karena permintaan pasar sedikit ? dan permintaan pasar yang sedikit membuat workshop-workshop enggan membuat spare part versi KW (gak seperti mobil jepang, spare part KW-nya banyak). Makanya spare part mahal karena harus aseli (gak ada yang jual versi KW), disamping itu barang juga gak ready stok jadi harus pesen dulu. Ah, lingkaran setan yang membunuh motuba eropa secara pelan-pelan. Lingkaran setan yang membuat citra motuba eropa sangat buruk.

Last, sekedar opini saya saja. cmiiw...
yang mau berbagi opini, monggo, saya persilahkan.