Wednesday, 6 November 2013

Rombongan Moge Harley Davidson Kecelakaan di Ngawi

Rombongan harley davidson -ilustrasi- (http://edorusyanto.wordpress.com)

Pagi-pagi berangkat kerja ketemu rombongan Harley Davidson dalam jumlah yang cukup banyak (sepertinya) sedang mengarah ke Solo/Yogya. Waktu itu gak terlalu perhatian, lha wong gak begitu suka ma bentuknya HD. Gimanaa gitu, hehe... (no offense, selera pribadi)... e, lha kok malem-malem ada berita rombongan HD kecelakaan. Apakah rombongan yang tadi pagi ya ?

Saturday, 2 November 2013

Pabrikan Eropa tak Ragu dengan India. Tanya Kenapa ?

 GS-250 cc ? bukan tidak mungkin akan dirilis BMW-TVS

Mboh, saya juga gak tahu. Dari KTM yang rela dimadu oleh Bajaj. BMW yang sudi bermesra-an bareng TVS, atau Ducati yang hampir kena gebet Hero corp. Adalah beberapa merk motor eropa kenamaan yang telah sudi berbagi badan dengan merk India. You know lah citra KTM-Austria sama BMW motorad (Jerman), sangat baik citranya. Terlalu baik malah, tapi mengapa mereka mau berbau-bau India ? Terus dari sisi jualan motor aja (maksudya bukan in state production, cuman jualan tok) ada Ducati, Piaggio, Royal enfield, terus yang terakhir ada Triumph, pabrikan motor asal Inggris, juga ikut-ikutan meramaikan pasar motor roda dua di India. Amazing, sebegitu legit-kah India ?

Friday, 1 November 2013

Honda Rebel 250 Twin Cylinder, Tandem Sempurna untuk CBR 250

 Honda CBR 250 th 2014, masih single cylinder

Banyak yang gigit jari dibalik rilisnya all new CBR250 baru-baru ini. Maklum harapan adanya perubahan di sektor mesin dari satu silinder menjadi dua silinder tidak dikabulkan Honda. Padahal sudah menjadi rahasia umum, kalau pasar, utamanya Indonesia, lebih demen mesin dua silinder ketimbang mesin satu silinder. meskipun pada kenyataannya di lintasan kejurnas IRS 250 cc, Honda CBR 250 begitu mendominasi atas lawannya, Ninja 250. Cost production yang bakal membengkak bisa jadi menjadi satu alasan tersendiri mengapa pihak Honda seakan tidak menggubris keinginan tersebut.